• 18

    Nov

    LPSE Mencegah Arisan Tender

    Pada lelang umum, ‘arisan’ merupakan mekanisme yang cukup sering terjadi. Semua peserta tender berkompromi untuk memenangkan satu perusahaan yang disepakati. Para peserta tender yang kalah, atau lebih tepatnya mengalah, akan mendapat kompensasi tertentu dari pemenang. Konsekwensinya adalah, nilai pekerjaan pasti akan lebih tinggi dari nilai sebenarnya karena harus ada alokasi untuk membayar kompensasi tersebut. Artinya, negara dirugikan karena ada pengeluaran tidak langsung yang tidak diperlukan. Pada penerapan e-procurement, arisan ini lebih sulit dilakukan. Para peserta tidak mengetahui nama-nama perusahaan yang mengikuti lelang sampai batas akhir penawaran. Mereka hanya mengetahui jumlah peserta. Sebagai ilustrasi, terdapat 4 perusahaan yang bersepakat untuk melakukan arisa
  • 16

    Nov

    Spesifikasi Hardware Server LPSE

    Beberapa orang menanyakan kepada saya tentang spesifikasi Server untuk LPSE. Ada juga yang menanyakan total besarnya biaya yang diperlukan untuk mendirikan satu LPSE. Jawaban saya, untuk mendirikan LPSE sebenarnya hanya perlu SPPD untuk perjalanan dinas tim yang akan mengelola LPSE. Selebihnya, tentang server, PC, dan internet bukan merupakan hal yang mutlak. Kekurangan perangkat keras bukanlah sebuah halangan untuk mendirikan LPSE. Di beberapa instansi, sebuah PC pun digunakan sebagai server LPSE. Jika memungkinkan, seyogyanya instansi mempersiapkan minimal satu unit server kelas low entry dengan harga 20-50 juta rupiah dengan spesifikasi kira-kira: Memory: 4 GB Hardisk: 300 GB Processor: 2 core Jangan lupa, belilah server yang menggunakan OS Linux atau yang tanpa OS. Jangan mem
  • 15

    Nov

    E-Procurement Sebagai Lokomotif Penetrasi IT

    Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan rekan-rekan pengelola e-procurement di salah satu kota di Kalimantan Selatan. Mereka telah menerapkan e-procurement sejak tahun 2008. Pada awalnya mereka harus menghadapi tantangan berupa kemampuan teknologi informasi para penyedia barang/jasa yang masih terbatas. Secara bertahap e-procurement dilaksanakan di daerah tersebut. Dengan adanya e-procurement, para penyedia barang/jasa saat ini memiliki pemahaman IT yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Laptop menjadi sebuah benda yang tidak asing lagi bagi mereka.
  • 10

    Nov

    Mendirikan LPSE

    Perpres 54 tahun 2010 menyebutkan bahwa LPSE merupakan unit kerja yang menyelenggarakan pengadaan secara elektronik. LPSE mengoperasikan sistem eprocurement SPSE yang dikembangkan oleh LKPP. SPSE dikembangkan dengan semangat free license sehingga diberikan secara gratis ke instansi. SPSE juga menggunakan sofware-sofware free license baik database (Postgres) dan sistem operasi (Linux). Instansi cukup menyediakan anggaran untuk perangkat keras, akses internet, sosialisasi, dan training. Tim LPSE dan Unit LPSE LPSE-LPSE yang telah berdiri sebagian besar masih berupa tim ad hoc yang berasal dari unit-unit kerja yang berbeda. Tim ini umumnya di bawah koordinasi biro umum, biro administrasi pembangunan, Bappeda, atau dinas kominfo. Tidak ada ketentuan baku tentang penempatan tim LPSE di dalam s
  • 27

    Sep

    Seberapa Besarkan LPSE Nasional?

    Tulisan ini sedikit memberikan gambaran tentang berapa besar sistem LPSE Nasional. Hingga akhir September tercacat lebih 70 domain LPSE dengan volume transaksi hampir 5000 paket di tahun 2010. Berikut ini statistik teknis yang dapat melengkapi data Reporting LPSE. Data ini merupakan perhitungan kasar dengan tingkat keakuratan sekitar 15%. Dari sini dapat diambil estimasi kebutuhan data ke depan. Server Jumlah Domain LPSE 72 URL Server per Domain (rata-rata) 3 unit Total Server 216 unit Estimasi Jumlah Server untuk 300 instansi 900 unit Volume Data Total Paket 6.700 Volume Data Per Paket 500 MB Total Volume Data 3,2 TB Total Pagu (rupiah) 13,7 Trilyun Vol Data Per Trilyun Pagu 233,9 GB/Trilyun Estimasi Berdasarkan Pagu* Asumsi To
  • 5

    Aug

    LPSE Dapat Mengurangi Keengganan Menjadi Panitia Pengadaan

    Pada setiap sertifikasi ahli pengadaan barang/jasa pemerintah, tingkat kelulusan masih sangat rendah; di bawah 20%. Ada kencederungan sebagian orang untuk sengaja tidak meluluskan diri. Jika lulus, mereka akan ditunjuk menjadi panitia pengadaan. Image yang ada, menjadi panitia pengadaan merupakan pekerjaan yang sangat merepotkan, honor kecil, peluang masuk penjara, bahkan intimidasi dari atasan maupun peserta pengadaan (untuk memenangkan pihak tertentu). Memang kekhawatiran tersebut bisa terjadi. Pada pengadaan secara elektronik melalui LPSE, kekhawatiran tersebut dapat diminimalkan. Pada saat penjelasan (aanwijzing) kadang-kadang panitia mendapat tekanan psikologis karena perilaku penyedia yang keras misalnya. Tidak adanya (atau minimnya) interaksi dengan penyedia membuat panitia dapat l
  • 5

    Aug

    Agregasi Data Penyedia Mengurangi Pekerjaan Verifikasi

    Salah satu pekerjaan yang cukup kritis dan agak berat pada LPSE adalah verifikasi data penyedia sebelum penerbitan User ID & password. Pada saat verifikasi, penyedia datang ke kantor LPSE dengan membawa berkas-berkas yang disyaratkan. Jika semua terpenuhi, verifikator akan menerbitkan User ID & password untuk penyedia tersebut. Verifikasi merupakan titik kritis karena menjadi pintu masuk awal ke dalam sistem LPSE. Verifikasi harus dilakukan secara ketat dan teliti agar penyedia barang/jasa yang masuk ke sistem bukan penyedia yang abal-abal atau fiktif. Pekerjaan ini juga agak berat karena berinteraksi langsung dengan orang luar. Seringkali penyedia yang melakukan verifikasi dikejar waktu karena harus mengikuti jadual lelang. Tidak jarang mereka memaksa agar verifikasi disetujui me
  • 7

    Apr

    Implementasi LPSE Ala MLM

    Inisiatif e-government (e-gov) telah dimulai sejak dikeluarkan inpres nomor 3 tahun 2003. Sejak saat itu, berbagai instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah mulai menerapkannya. Pemahaman terhadap teknologi informasi yang berbeda-beda membawa implikasi penerapan e-gov beraneka pula. Ada yang sekedar memiliki website dengan domain .go.id. Namun ada yang menerapkan secara lebih menyeluruh dalam operasional sehari-hari. Bahkan di instansi tertentu kenaikan pangkat pun dapat ditanyakan secara online ke biro kepegawaian. Penerapan yang tepat e-gov akan membawa transformasi besar dalam birokrasi. Secara alamiah, teknologi informasi membawa organisasi menjadi semakin terbuka dan dinamis. Muncullah berbagai sistem informasi di instansi pusat maupun daerah antara lain: SIAK (Sistem Informas
  • 26

    Mar

    Implementasi LPSE di Daerah Sulit

    Indonesia terdiri ribuan pulau dan lebih dari 500 kabupaten/kota. Implementasi e-procurement di Indonesia memerlukan effort yang jauh lebih besar dibandingkan implementasi di Singapura atau Korea Selatan. Luas Singapura hanya 637 km persegi (hampira seluas DKI Jakarta) sedangkan Indonesia 1,8 juta atau hampir 3000 kali lebih luas. Belum lagi SDM masyarakat kita beserta pemahaman terhadap teknologi yang masih rendah merupakan tantangan yang tidak kalah besar. Karena itu, rasanya kurang pantas jika ada pertanyaan: “Singapura saja bisa eproc, mengapa Indonesia tidak?” Pertanyaan yang lebih fair, “Singapura bisa eproc, bagaimana dengan DKI Jakarta?” Effort untuk implementasi eproc di Jakarta mungkin sebanding dengan implementasi di Singapura. Bagaimana dengan kota-kota
  • 9

    Feb

    Biaya implementasi SPSE

    Implementasi SPSE dapat dilakukan dengan biaya yang murah. Biaya paling minim implementasi adalah untuk pengadaan 1 unit server dengan spesifikasi menengah. Harga server sekitar 5000 USD atau 50 juta rupiah. Untuk membentuk fungsi yang lebih lengkap dapat ditunjang dengan fasilitas pelatihan, ruang bidding, dan administrasi. Masing-masing memerlukan sejumlah komputer desktop. Berikut ini ada 2 pilihan layanan. Layanan Dasar Layanan Standar Keterangan Fungsi Harga Satuan (juta) Jumlah Komputer Total Biaya Jumlah Komputer Total Biaya (jt) Training 6 0 0 5 30 Jumlah komputer dapat disesuaikan dengan kebutuhan Bidding 6 0 0 5 30 Administrasi 6 0 0 2 12 Server 50 1 50 3 150 1. Web server 2. Database server 3. Backup server T

Author

Follow Me