• 15

    Sep

    Waduh, Server LPSE Kab Kudus Ada di Jakarta

    Saya baru tahu jika server LPSE Kabupaten Kudus berada di Jakarta, tepatnya di IDC yaitu sebuah layanan Data Center. Saya tidak tahu mengapa sampai diputuskan demikian. Padahal, arsitektur semacam itu tidak direkomendasikan. Penyedia yang datang ke bidding room di LPSE Kab Kudus ternyata tidak mendapatkan bandwidth yang lebih cepat dibandingkan dari rumah. Hemm…. kabarnya, LPSE akan meningkatkan bandwidth internetnya. Namun solusi itu tidak tepat. Suatu saat ketika jumlah lelang sudah mencapai ratusan, berapapun bandwidth yang disediakan akan tetap kurang ketika puluhan/ratusan orang upload penawaran bersamaan dari bidding room LPSE. Arsitektur yang direkomendasikan adalah server LPSE berada di instansi masing-masing. Akses dari bidding room ke server dilakukan via LAN. Semoga saja
  • 20

    Oct

    Asumsi yang Salah Tentang LPSE

    Ada perusahaan Internet Service Provider mempunyai usulan terhadap sistem e-procurement LPSE. Karena berangkat sebagai penyedia jasa internet maka mereka melihat dari sudut padang infrastruktur internet. Dari sisi teknologi, solusinya cukup canggih (dan mahal pasti). Namun mereka memiliki asumsi yang salah sehingga solusi yang diangkat tidak bisa diterapkan. Asumsi: 1. LKPP memiliki sistem e-procurement (SPSE) yang berada di Jakarta dan secara terpusat digunakan oleh seluruh instansi pemerintah. 2. LKPP memiliki kewenangan hingga ke daerah. Berangkat dari asumsi nomor 1, mereka mengidentifikasi bahwa akan ada bottleneck pada Jaringan Internet. Identifikasi ini benar. Untuk itulah LKPP mengimplementasikan SPSE secara terdistribusi agar tidak ada bottlenect jaringan berupa bandwidth yang ti
  • 1

    Mar

    Postgres Memerlukan Resource Lebih Banyak daripada Tomcat

    Beberapa waktu yang lalu saya melakukan analisa terhadap processor dan memory usage di salah satu server LPSE. Kebetulan aplikasi dan database berada di mesin yang sama. Meskipun tidak direkomendasikan namun beberapa LPSE masih memiliki kendala keterbatasan hardware sehingga hanya tersedia satu mesin untuk aplikasi (Tomcat & Apache) dan database (Postgres). Sampling dilakukan setiap 30 detik selama sekitar 90 menit menggunakan perintah top. Hasil yang saya peroleh sebagai berikut: Java Postgres Usage % Usage % Processor 1,117.00 6% 18,810.00 94% Memory 1,091.90 10% 3,353.30 31% Pada sample di atas, postgres menggunakan 94% processor dibandingkan Java yang hanya 6%. Artinya, postgres memerlukan resource CPU lebih besar daripada Java. Meskipun sampling hanya diambil selam
  • 12

    Jan

    Sistem E-proc Terpusat

    Hingga awal tahun 2010 telah berdiri banyak sistem e-proc yang dikembangkan dan dioperasikan oleh berbagai instansi, pemerintah maupun swasta. Eprocurement yang dikembangkan LKPP (SPSE) menerapkan prinsip terdesentralisasi dan tidak terpusat. Sistem E-procurement Pemerintah Kota Surabaya juga menggunakan pendekatan serupa dengan terinstallnya sistem tersebut di beberapa instansi, antara lain: Departemen Luar Negeri Kabupaten Sijunjung Luwu Utara Kabupaten Banjar Universitas Brawijaya Kota Bandung Kabupaten Dharmasraya Kota Bontang Kota Balikpapan Sistem-sistem eprocurement lain diimplementasikan secara terpusat, misalnya: Depkominfo (SEPP) yang melayani juga Otorita Batam, PT Taspen, Peruri, Provinsi NTB, Depertemen Perhubungan, dan Departemen Pertanian Depa
-

Author

Follow Me