Pentingnya Helpdesk

12 Sep 2011

Seorang rekan dari grup IT Operation (ITO) mendatangi saya dan melaporkan bahwa ada penyedia yang tidak bisa login di LPSE Tegal. Penyedia tersebut sudah terdaftar di LPSE Prov DIY dan bisa login di LPSE-LPSE lain (Magelang, Kota Yogya). Rekan saya tersebut, karena memiliki background jaringan, maka melakukan investigasi dari sisi jaringan dan infrastruktur LPSE Tegal. Semua OK, katanya. Jadinya dia heran mengapa penyedia tersebut tidak bisa login.

Saya sampaikan konsep ADP (Agregasi Data Penyedia) bahwa penyedia perlu melakukan aktivasi dengan User ID di semua LPSE yang telah terdaftar. Penyedia tersebut kemungkinan besar mencoba login di LPSE Tegal dengan User ID yang terdaftar di LPSE Prov DIY. Padahal harusnya dia harus login di LPSE Tegal dengan User ID & password LPSE Tegal untuk melakukan aktivasi. Setelah aktivasi, baru User ID dari LPSE Prov DIY akan dapat digunakan di di LPSE Kota Tegal.

Saya tanya ke rekan tersebut bagaimana pertanyaan tersebut sampai ke dia. Ternyata, penyedia di LPSE Tegal bertanya ke admin LPSE dan diteruskan ke tim ITO. Admin LPSE kontak ke tim ITO karena memang sering berkomunikasi. Nah, di sini masalahnya. Penyedia seharusnya kontak ke helpdesk LPSE baru diteruskan ke helpdesk LKPP. Di helpdesk LKPP, problem seperti penyedia tadi sudah sering terjadi sehingga mereka langsung dapat menanganinya. Nah, karena jalur komunikasi yang salah maka penanganannya pun tidak tepat. Rekan saya ITO tadi bukanlah orang yang tepat menanganinya sehingga mengambil tindakan yang tidak perlu. Jika masalah tadi masuk ke helpdesk LKPP maka masalah akan segera selesai.

Kesimpulan

Setiap orang harus menggunakan jalur komunikasi yang benar. Jika ada masalah harus disampaikan ke helpdesk.


TAGS


-

Author

Follow Me