LPSE untuk Pengadaan dengan Dana Luar Negeri

5 May 2011

Dalam 2 bulan terakhir LKPP kedatangan perwakilan Asian Development Bank (ADB) serta World Bank (WB). Seperti kita ketahui, kedua Bank tersebut memiliki proyek trilyunan rupiah di Indonesia. Perpres 54/2010 (pasal 2 ayat 3 & 4) wewajibkan pengadaan barang/jasa dengan dana dari luar negeri untuk perpedoman pada Perpres 54/2010. Artinya, kedua Bank tadi juga wajib menerapkan e-procurement.

Perwakilan kedua bank tersebut datang untuk mempelajari lebih lanjut tentang sistem LPSE. Beberapa puluh pertanyaan disampaikan kepada kami dengan muatan untuk melihat sejauh mana LPSE comply dengan regulasi pengadaan di ADB maupun WB. Secara umum, LPSE comply dengan ketentuan pengadaan di kedua instansi tersebut.

Sebagian pertanyaan tidak bisa kami jawab. Contoh, apakah di LPSE telah terdapat antivirus? Lho kok tidak bisa dijawab?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut diajukan dengan mindset bahwa LPSE sama dengan KONEPS. LPSE dianggap sebagi satu entitas yang dikelola LKPP, memiliki satu website terpusat, dan melayani instansi-instansi seluruh Indonesia. But LPSE is totally different, demikian kata Pak Himawan Adinegoro - Deputi II LKPP. Memang totally different.
Tanya: “Apakah LPSE telah terdapat antivirus?”
Jawab: “LPSE yang mana?”
Tanya: “Memang LPSE ada berapa?”
Jawab: “LPSE ada 200 lebih dan terus bertambah?”
Tanya: “Kalau begitu, apakah di seluruh LPSE tersebut terdapat antivirus?”
Jawab: “Kami tidak tahu. Namun semua LPSE menggunakan Linux sehingga server aman dari Virus?”
Tanya: “(Bingung)Bagaimana dengan dokumen-dokumen yang diupload ke server, apakah tidak discan?”
Jawab: “Dokumen dikirim dan disimpan di server dalam keadaan dienkripsi. Demi keamanan, sistem tidak dapat melakukan dekripsi dan virus scan.”

ADB dan WB kemungkinan akan menggunakan LPSE. Hemm…. akhirnya mereka mengakui juga product of Indonesia. Bagaimana mereka nggak mau mengakui, lelang e-procurement sudah lebih dari 20 trilyun. Semua lelang berjalanan fine-fine saja. Why doubt mister?

Salah satu yang masih menjadi keberatan mereka adalah verifikasi penyedia yang harus dilakukan di setiap LPSE untuk mendapatkan User ID. Namun ini akan segera berakhir. Implementasi Agregasi Data Penyedia sedang berlangsung dan akan selesai Mei ini. Artinya, sebentar lagi semua penyedia bisa login dengan mudah di semua LPSE.


TAGS Implementasi LPSE


-

Author

Follow Me