Kewajiban Pengumuman Lelang di Inaproc

19 Nov 2010

Pasal 36 ayat 3 Perpres nomor 54 tahun 2010 menyatakan
Pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya melalui Metode Pelelangan Umum diumumkan paling kurang di website K/L/D/I, dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat serta Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE, sehingga masyarakat luas dan dunia usaha yang berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengikutinya”

Yang dimaksud Portal Pengadaan Nasional adalah website www.inaproc.lkpp.go.id (Inaproc). Sejak awal kuartal pertama 2010, Inaproc telah mengumumkan informasi lelang e-procurement yang diambil secara langsung dari website-website LPSE secara berkala. Dalam waktu dekat, LKPP akan men-upgrade aplikasi SPSE untuk memfasilitasi pengumuman lelang non eproc (konvensional). Seperti tercantum pada pasal 36, pengumuman di Inaproc merupakan kewajiban ULP/panitia pengadaan sehingga merupakan kesalahan jika mereka tidak mengumumkan di Inaproc.

Instansi yang Telah Memiliki LPSE

Di instansi-instansi yang telah memiliki LPSE, panitia/ULP dapat langsung mengumumkan menggunakan account yang mereka miliki. Jika belum terdaftar di LPSE, mereka dapat menghubungi pengelola LPSE untuk mendapatkan User ID dan password.

Instansi yang Belum Memiliki LPSE

Pasal 109 menyebutkan bahwa ULP/panitia dapat menggunakan LPSE terdekat untuk melakukan lelang secara elektronik. Hal ini berlaku pula untuk pengumuman lelang non-eprocurement. ULP/panitia yang di instansinya belum memiliki LPSE dapat mengumumkan di LPSE terdekat, idealnya di LPSE Provinsi yang bersangkutan. Oleh karena itu, LPSE juga harus memberikan layanan ke instansi lain seperti dilakukan oleh misalnya LPSE Kementerian Keuangan, Provinsi Sumatera Barat, atau Provinsi Jawa Barat. Bagi provinsi yang belum ada LPSE sama sekali (baik di pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota) ada beberapa pilihan

  1. Segera mendirikan LPSE. Pilihan ini sangat disarankan karena ada kewajiban mendirikan LPSE.
  2. Menggunakan LPSE di provinsi lain atau LPSE di instansi pusat.

Instansi yang Memiliki Sistem E-Procurement Non-SPSE

Kementerian PU,instansi-instansi yang menggunakan sistem e-procurement Kota Surabaya, serta Kementrian Kominfo , juga harus memberikan akses (interfac Inaproc untuk mengambil data pengumuman lelang agar kewajiban pengumuman di Inaproc terlaksana. Mekanisme yang dilakukan adalah

  1. Instansi menginstal aplikasi SPSE
  2. Inaproc mengambil data dari website SPSE seperti dilakukan di LPSE-LPSE lain
  3. Sistem e-procurement setempat (PU, Kota Surabaya, Kominfo) membuat interkoneksi ke SPSE (poin #1) atau panitia/ULP.


TAGS Pengumuman


-

Author

Follow Me