Memaketkan Pekerjaan Dengan Tepat

16 Sep 2010

Salah satu pekerjaan penting sebelum melakukan lelang adalah pemaketan pekerjaan. Salah satu manfaat dibentuknya ULP (Unit Layanan Pengadaan), dibandingkan dengan panitia yang berada satker-satker, adalah memudahkan pemaketan pekerjaan. Dengan terpusatnya proses pengadaan pada satu unit maka ULP dapat mengelompokkan paket-paket pekerjaan yang sama dari beberapa unit kerja. Paket-paket pekerjaan yang sama akan disatukan sehingga menjadi paket pekerjaan yang spesifik dan tentunya dengan nilai yang lebih besar. Paket pekerjaan yang spesifik membawa implikasi bahwa penyedia barang/jasa yang mengikuti lelang benar-benar memiliki keahlian spesifik di bidang tersebut. Jika paket pekerjaan tidak spesifik, maka banyak makelar yang memasukkan penawaran dan bukan penyedia barang/jasa sesungguhnya.

Sebagai contoh, Paket Pengadaan Pengiriman Alkes, Buku KIA, Kapal Pusling Air Polyethelene, Laptop & printer. Seharusnya paket pekerjaan ini dapat dipecah menjadi beberapa paket. Pengiriman kapal memiliki karakteristik yang berbeda dengan laptop, maupun alat kesehatan. Penyedia jasanya pun mungkin memiliki spesialisasi. Penyedia yang melayani pengiriman laptop belum tentu dapat mengirimkan alat kesehatan yang memerlukan cold storage misalnya.

Dari contoh di atas, ada satu hal lain yang dapat dicermati. Pada saat pengadaan barang-barang tersebut mengapa pengiriman tidak menjadi lingkup pekerjaan? Pembelian barang dan pengirimannya yang dipecah menjadi paket terpisah membawa konsekuensi antara lain:

  1. Resiko kerusakan barang akan menjadi tanggung jawab penyedia jasa pengiriman, bukan penyedia barang tersebut. Meskipun dapat dilindungi asuransi namun umumnya asuransi hanya akan mengganti dengan uang. Misalnya, pada saat kapal dikirim ada kerusakan, siapa yang akan memperbaiki kerusakan tersebut sementara pihak penyedia barang sudah tidak memiliki tanggung jawab lagi.
  2. Jika pengadaan jasa pengiriman mundur atau gagal karena hal-hal tertentu sementara barang sudah diserahkan dari penyedia ke pengguna jasa artinya pengiriman barang akan tertunda. Bahkan, kemungkinan terburuk yang terjadi adalah paket pengadaan jasa pengiriman ini masuk ke tahun anggaran berikutnya; artinya pengiriman bisa tertunda lebih dari satu tahun. Siapa yang bertanggung jawab terhadap barang tersebut selama satu tahun? Penyedia jasa atau pengguna jasa? Siapa yang harus membayar sewa gudangnya? Barang-barang tersebut menjadi mubazir atau sia-sia selama satu tahun dan berpotensi rusak karena penyimpanan tidak baik dan mesin kapal tidak pernah dipanasi.


TAGS


-

Author

Follow Me