Roaming Penyedia Antar-LPSE Segera Diluncurkan

5 May 2010

Di era sekarang, istilah roaming tidak lagi dikenal. Di saat awal-awal penggunaan telepon seluler, roaming merupakan istilah yang sangat popular. Roaming, di dunia seluler, dapat dijelaskan sebagai berikut. Seseorang membeli kartu perdana GSM di Surabaya. Kartu tersebut akan terdaftar di sebagai nomor Surabaya dan tercatat di jaringan GSM Surabaya. Ketika orang tersebut menggunakan kartu tersebut di Jakarta, maka terjadilah roaming.

Di LPSE, saat ini setiap penyedia harus mendaftar di masing-masing LPSE agar dapat mengikuti lelang di sana. Analogi dengan roaming tadi, operator seluler masih belum memiliki fasilitas roaming sehingga ketika berada di Jakarta, kartu yang dibeli di Surabaya tidak dapat digunakan. Ia harus membeli kartu GSM baru di Jakarta.

Dalam waktu dekat, LPSE akan memiliki fasilitas roaming. Implementasi roaming akan dilakukan secara bertahap sehingga pada akhirnya semua LPSE akan dapat roaming. Penyedia yang terdaftar di Banda Aceh akan dapat login dan mengikuti lelang di LPSE Kota Denpasar.

Aspek Non Teknis

Secara teknis, roaming LPSE tidak terlalu sulit dilakukan. Namun aspek non teknis banyak yang harus dipikirkan.

  1. Satu LPSE harus ‘mengakui’ hasil verifikasi LPSE lain.
  2. Pasar pengadaan menjadi sangat terbuka.

Penjelasan lebih banyak akan saya bahas pada posting berikutnya.


TAGS


-

Author

Follow Me