Terminologi

8 Jan 2010

Terminologi-terminologi ini diperkenalkan mulai Januari 2010 untuk memperjelas sistem eprocurement.

1. LPSE

LPSE/Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit pelaksana yang memfasilitasi Panitia/Unit Layanan Pengadan (ULP) pada proses pengadaan barang/jasa secara elektronik. Sebelumnya istilah LPSE merujuk ke sistem dan unit pelaksana. LPSE dapat menggunakan sistem eproc yang dikelola oleh LPSE lain. LPSE Kabupaten Gunung Kidul misalnya, mengunakan sistem (dengan kata lain website) LPSE Provinsi DIY.

2. SPSE

Sistem Pengadaan Secara Elektronik adalah kesisteman meliputi aplikasi dan database e-procurement yang dikembangkan oleh Direktorat E-Procurement LKPP untuk digunakan pada implementasi LPSE.

3. Direktorat Eprocurement LKPP

yaitu suatu direktorat di bawah naungan Deputi Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP yang bertugas melakukan koordinasi, pembinaan, pengawasan, dan pengembangan sistem pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik.

4. Agregrasi Data Penyedia (ADP) & Clustering

yaitu sistem yang menghubungkan data penyedia antara satu SPSE dengan SPSE lain sehingga memungkinkan satu penyedia dapat mengikuti lelang di LPSE lain. Dengan adanya sistem ini maka akan terbentuk satu pasar pengadaan secara nasional. Konsep clustering yang sebelumnya digagas melalui sinkronisasi database tidak lagi diperkenalkan. Konsep clustering antara dua SPSE atau lebih di satu daerah yang berdekatan dapat terbentuk dengan sendirinya melalui ADP.


TAGS


-

Author

Follow Me